TRANSLATE BLOG

Hati hati menambah ratu semut kroto baru

Salam kroto. Apakah sobat flodesta pernah mencoba menambah ratu semut kroto baru ke dalam koloni yang sudah lama? Pasti dari sekian banyak dari anda sudah pernah melakukan, untuk pemula tentunya hal ini mungkin belum mengalaminya. Selanjutnya apa yang terjadi apa ratu tersebut mati atau malah di sambut baik oleh semut koloni yang lama.

Ratu semut rangrang















Berdasarkan pengalaman flodesta ternak kroto sendiri hal tersebut sudah menjadi makanan yang harus dilakukan. Karena kalau hanya mendengar informasi saja, saya kira kurang manteb jika tidak di praktekan.

Tahun lalu sempat masbro membahas tentang mencampur ratu kedalam koloni semut yang sudah lama tetapi belum ada ratunya. Dan alhasil ternyata ratu di sambut dengan baik, bahkan bisa hidup sampai setahun lebih.

Pada kesempatan kali ini uji coba kita lakukan pada koloni lama tetapi sudah ada ratu krotonya. Setelah kita coba menambah ratu tersebut ternyata malah dihajar habis habisan. Pengalaman ini tidak hanya masbro alami sendiri tapi juga di alami oleh sahabat flodesta lainnya. Ratu semut kroto yang mati bisa berasal dari yang baru atau juga ratu yang lama.

Perlu di ingat juga ketika kita mencampur ratu tersebut jangan langsung di tinggal tetapi harus kita amati terus sampai benar benar tahu kondisinya. Jangan pernah mengaggap kalau ratu semut kroto tersebut di bawa masuk nantinya akan hidup, belum tentu. Kalau sampai ratu kroto tersebut di tarik tarik kakinya atau bagian tubuhnya berarti ratu tersebut akan mati walupun di bawa masuk kedalam sarang toples. silahkan terus di amati.

Salah satu contoh gambar diatas ratu yang akhirnya mati karena sebagian kakinya telah ditarik tarik oleh koloni semut yang lama.

Pengalaman ini bisa juga berbeda dengan pengalaman anda. Itulah yang bisa flodesta persembahkan untuk sahabat semua, semoga ilmu yang saya bagi selama ini bermanfaat. 

Ojo lali karo cendole.....suwun.

Gula sangat Berpengaruh pada Budidaya Kroto

Gula sangat Berpengaruh pada Budidaya Kroto -  Gula adalah salah satu unsur yang penting dalam menunjang keberhasilan budidaya kroto. Hubungannya dengan budidaya kroto adalah, bahwa gula adalah termasuk makanan yang penting untuk kelangsungan hidup dan produksi semut rangrang penghasil kroto. Gula juga merupakan unsur penting dalam kehidupan semut rangrang. Layaknya manusia yang membutuhkan air, semut rangrang juga membutuhkan air gula sebagai minuman dan penjaga stamina agar tetap prima dalam mengumpulkan makanan dan menjaga sarang dari serangan musuhnya. Berikut ini kami sajikan berbagai jenis makanan semut rangrang termasuk gula/air gula.

Makanan semut rangrang di alam sangat banyak, tergantung kondisi lingkungan sekitar habitatnya. Pada dasarnya tubuh semut membutuhkan dua zat yang sangat penting , yaitu protein dan gula. Tidak seperti semut lain, semut jenis ini lebih menyukai makanan yang mengandung protein yang tinggi dari alam, hampir 70% makanannya mengandung protein. Semut mendapatkan sumber protein dari alam yang sangat melimpah berupa serangga, ulat, dan hama tanaman buah lainnya.

Makanan semut rangrang seperti habitat aslinya dapat digantikan dengan daging, ikan, ayam, tikus, ulat, capung, dan serangga lainnya. Semut rangrang penghasil kroto aktif mencari makanan sepanjang hari dan membawanya ke dalam sarang untuk seluruh anggota koloni semut tersebut. Mereka memangsa berbagai jenis hama, misalnya ngengat yang aktif pada malam hari maupun yang bersembunyi di bawah daun pada siang hari.

Selain protein, dalam budidaya kroto, semut rangrang juga memerlukan makanan tambahan berupa gula sebanyak 30% dari sari makanan yang didapat dari bunga dalam bentuk nektar. Untuk mendapatkan gula, semut rangrang lebih suka mencari cadangan gula seperti embun madu (yang dikeluarkan oleh serangga pengisap cairan tanaman) atau nektar. Embun madu tersebut diperlukan sebagai energi tambahan pada periode awal pembuatan sarang. Maka, ketika membangun sarang, semut rangrang mencari daun-daun muda yang dihuni oleh serangga penghasil embun madu dan memasukkannya ke dalam sarang.

Minuman pengganti yang dapat diberikan untuk ternak semut rangrang adalah cairan gula. Sangat mudah cara pemberiannya, cukup tempatkan gula pada wadah yang tipis seperti tutup galon minuman, tutup toples dan lainnya, kemudian tuangkan sedikit air untuk membasahi gula tersebut dan biarkan hingga larut sendiri atau bisa juga diaduk pelan supaya rata. Mengapa menggunakan wadah yang tipis, hal ini bertujuan untuk memudahkan semut dalam menjangkaunya. Air minum ini harus selalu ada sepanjang hari dan harus segera diisi kembali ketika telah habis.

Bagi mereka yang belum mengetahui cara budidaya kroto, maka akan menganggap itu sangat sulit dan ribet, namun jika sudah mengetahui teorinya dan langsung praktek, ternyata tidak begitu sulit. Untuk memulai usaha budidaya kroto, dapat membaca artikel berikut tentang:

5 Cara memulai Budidaya kroto

4 Cara Merawat dan Memelihara Kroto

Demikian Gula sangat Berpengaruh pada Budidaya Kroto, semoga bermanfaat.